December 23, 2018

JALAN-JALAN KE KOTA LUMPIA SEMARANG #PART 1





Sebenarnya telat kalau saya cerita ini, lah liburannya sudah lewat beberapa bulan yang lalu. Ya gimana lagi, baru sempat ada waktu buat nulis artilel ini. Mumpung saya belum lupa ingatan liburannya dan pastinya sebelum lupa total budget yang saya habiskan liburan ke Semarang beberapa bulan yang lalu. hihihi, kenapa sih saya tertarik sekali buat share ? Karena kemarin saya liburan ke Semarang 3 hari 2 malam total biaya tiket kereta dan penginapan tidak sampai Rp. 250.000. Barangkali ada yang senasib kantongnya, tapi ngebet jalan-jalan. Mungkin bisa ikutin cara saya nanti. Jadi, baca sampai selesai !

..............................

Bermula dari lihat postingan instagram teman-teman liburan seketika membuat saya jadi iri. Kapan saya bisa liburan seperti itu ? Mengingat jadwal saya yang super duper padat. weekday kerja, sedangkan weekend kuliah. Terus tiba-tiba iseng lihat kalender 17 Agustus tanggal merah hari jumat, kebetulan waktu itu kuliah sedang libur semester dan kantor tempat bekerja sabtu-minggu off. Tanpa pikir panjang "YUHUUU AKHIRNYA DEPIK BISA LIBURAAANNN !" 

Maaf jadi norak, kalau kalian di posisi saya pasti akan paham rasanya liburan tanpa rencana itu gimana. wkwk. Terus waktu itu iseng aja buka obrolan di grup WA Beautiesquad. Si Bu Virly langsung menyarankan Semarang. "Emang ada apa aja sih di Semarang?". Setelah googling tentang solo trip ke Semarang dan ada guide gratis dari Bu Virly selama di sana, tidak ada 24 jam saya berpikir langsung beli tiket kereta. Kalau saya ingat-ingat, jam makan siang saya cari tahu tentang Semarang, sore pulang kerja langsung pesan tiket. By the way, saya pesan tiket tanggal 30 Mei untuk keberangkatan Semarang tanggal 17 Agustus. Sungguh niat banget kaaan ?? hahaha

..............................

Ada yang menarik selama liburan di Semarang. Karena dari awal memang niatnya liburan dalam kota saja, jadi kemana-mana kami berdua menyewa Go-Car. Ternyata liburan tanpa menyewa kendaraan itu bisa menyenangkan banget ! lebih efektif juga. Terus kami juga bisa keliling Semarang dengan modal transport GRATIS ! Penasaran kan kalau bahas gratisan? hahaha tenang nanti saya bahas detail tiap part, entah di part ini atau selanjutnya. Pokoknya baca sampai selesai !

DAY - 1 (17 Agustus 2018)

Hari pertama saya berangkat dari Stasiun Pasar Turi jam 04.30 WIB, padahal kereta berangkat jam 6 pagi. Maklum kan saya naik Go-Jek ke stasiun, jadi berangkatnya lebih pagi buat antisipasi kalau Go-Jek sepi. Padahal semalaman nggak bisa tidur sampai jam 3 pagi, alasannya takut tidur kebablasan. Eh malah jam 3 mata merem nggak kerasa, kebangun waktu jam 4 pagi adzan shubuh. Bangun langsung buru-buru mandi bebek, shubuhan langsung cusss. Jangan tanya mandi macam apa ! hahaha. Hanya waktu setengah jam langsung keluar gang kos pesan Go-Jek. Syukurlah nggak lama langsung dapat. Di perjalanan untung masih shubuh jadi sepi jalanan, ke stasiun pas jam 5 pagi. Setelah cetak tiket boarding pass langsung ke ruang tunggu. Iya saya nunggu 1 jam ! Ngerti gitu kan ditinggal tidur saja tadi, ah sudahlah lebih baik menunggu daripada ditinggal kereta, sudah cukup saya ditinggal doi saja. 


Pas masuk gerbong kereta kebetulan saya satu gerbong sama ibu-ibu lansia, eh ada juga sih yang ibu-ibu bukan-lansia. wkwkw, mereka kayaknya mau rekreasi rombongan, berasa gerbong sewaan karena hampir lebih separuh gerbong isinya rombongan tadi. Asli selama 4 jam perjalanan ibu-ibu ini nyanyi sepanjang perjalanan. Mirip sama rombongan anak sekolahan kalau lagi rekreasi. Untung saya ini tipe yang selalu nyaman tidur meskipun suasana berisik. Yep ! selama 4,5 jam perjalanan saya manfaatkan tidur. ngantuk euy tidur cuma 1 jam sebelum berangakat.


*FYI : Saya naik kereta ekonomi Maharani (Surabaya Pasar Turi - Semarang Tawang) seharga Rp.49.000 




Setibanya di Stasiun Tawang Semarang saya mampir dulu ke toilet, cuci muka biar segeran dikit ketemu Bu Virly. Sekalian pakai bedak sama lipstik. Maklum pas shubuh tadi kondisi muka lagi bare face. Bisa bayangin lah gimana kucelnya dalam perjalanan. Bahkan saya ngaca di toilet tidak mau mengakui wajah sendiri. 


Oh iya pas keluar Stasiun Tawang saya harus jalan lurus ke arah waduk depan stasiun. Soalnya para Go-Jek tempat pangkalnya di sana. Jadi buat kalian yang rencana pesan ojek online bisa ke arah waduk dulu. Kalau taksi online saya kurang tahu soalnya dekat situ banyak taksi konvensional, ya mungkin bisa jalan agak jauh lagi. Setahu saya sih kalau pesan online jangan dekat taksi konvensional kalau nggak mau ada masalah. 


Sekedar info saja, nggak tahu ini perasaan saya atau gimana. Ojek online sama konvensional di Stasiun Tawang kayak akur gitu, soalnya lokasi pangkalannya bersebrangan nggak masalah. Beda kalau saya di Stasiun Gubeng. Naik Go-Car atau Go-Jek dekat pangkalan taksi/ojek konvensional aja takut drivernya. 


Sekitar jam 11 pagi saya sudah ada di penginapan Sleep n Sleep, karena jarak stasiun ke penginapan tidak terlalu jauh, jadi kurang dari 10 menit saya sudah sampai di lokasi. Awas ketipu lokasi ya ! Saya sempat salah masuk gedung kuliahan karena lokasi sleep n sleep gabung jadi satu area, cuma tempatnya nyempil disamping gedung perkuliahan pas. Jadi pertama kali datang, saya dengan percaya diri masuk ke sebuah aula yang awalnya saya pikir ruang resepsionis. Dengan membawa tas ransel besar dan totebag, mirip orang pulang kampung. Saya masuk aja tanpa tanya dulu. Eh pas masuk aula, kebetulan aula itu ruang basket dan sialnya saya masuk dengan wajah polos langsung nyelonong. Seketika saya dilihatin penonton dong! Suasana sempat kikuk, ketika kesadaran saya mulai penuh. Saya langsung balik pura-pura sedang telp aja! Padahal asli malu bangeettt !!!.



Penginapan ini itu semacam capsule hotel jadi saya dapat harga murah banget, jadi modelnya itu bentuknya dorm, kebetulan saya pilih level 1 (bed bawah) karena takut tidak bisa manjat. hahaha, sedangkan Bu Virly level 2 (bed atas) yang sudah dipastikan gampang kalau manjat.  

Total biaya sebagai berikut :


Bed Level 1 : Rp. 59.000 x 2 Malam = Rp. 118.000

Bed Level 2 : Rp. 49.000 x 2 Malam = Rp. 98.000

Jadi kalau di total kasaran per orang cukup sediakan biaya 100 ribuan saja untuk 2 malam. Sangat terjangkau bukan? Nyaman tidak ? Nyaman menurut saya pokoknya bisa buang air besar di sana pasti sudah dipastikan saya nyaman, hahaha. Kamar mandinya bersih dengan hot shower, kasurnya juga empuk dengan dilengkapi colokan listrik di dalamnya. Sepertinya detail penginapan nanti akan saya update blog post secara terpisah saja.

Di penginapan ternyata saya sudah ditunggu Bu virly, tidak secanggung saat kami bertemu pertama kali di Jogja bulan Maret. Kebetulan waktu kami di penginapan waktu check-in masih menunggu sampai jam 2 sore, jadi sambil menunggu saya diajak Bu Virly langsung ke Lawang Sewu. Nggak afdol kalau ke Semarang tanpa mengunjungi Lawang Sewu, Lokasinya tidak terlalu jauh, sekitar 10-15 menit kami sudah sampai Lawang Sewu menggunakan Go-Car.



LAWANG SEWU, SERIBU PINTU SERIBU CINTA DI SEMARANG 


Saya tidak akan membahas kisah mistis ataupun romantisme tentang Lawang Sewu (emang ada yang romantis?). Saya mau membahas senang-senangnya saja waktu liburan kesana. Kalau mau cerita tentang lawang sewu saya pikir Google sudah lengkap. 

Lawang Sewu buka dari pukul 07.00 - 21.00 WIB. Biaya masuk juga terjangkau. Anak-anak usia 3-12 tahun (Rp.5000), Pelajar (Rp.5000), Dewasa (Rp.10.000).



Karena waktu itu kami datang pas tanggal 17 Agustus, jadi habis ada acara upacara di sana, soalnya ada kayak bekas lokasi setelah upacara 17-an gitu.


Kalau ke Lawang Sewu juga nggak afdol kalau nggak foto di antara pintu-pintunya. bener nggak? jadi tempat ini cukup instagrammable. Mau foto pakai tripod, selfie atau minta bantuan orang di sana. Jangan lupa foto yang banyak !




Ada kejadian dimana ketemu grup ibu-ibu sedikit rempong, dengan gaya yang sedikit nyetil, tidak lupa kacamata hitam sebagai aksesoris. Sebenarnya saya sudah melihat gerak-gerik mereka ingin difotokan, Yaaa baru saja saya batin seperti itu, tiba-tiba datang menghampiri kami. Lalu mulailah Bu Virly dengan senang hati jadi fotografer dadakan dengan ponsel mereka. Belum cukup sampai disitu, ternyata mereka juga minta tolong saya. Setelah itu, sebagai tanda terimakasih mereka menawarkan kami untuk difoto berdua. Kami pun menolak halus dengan menunjuk tripod. "Oalah Mbak e wes sedia kamera sama gagangnya sekalian toh!" . ((( GAGANG ))). Baiklah !




Cari spot foto di Lawang Sewu tidak perlu bingung. Setiap pojokan ruangan bisa buat spot. tapi ya mohon besabar karena yang datang juga banyak. Pintar-pintar saja curi-curi waktu langsung cekrek.




Ah iya, kalau mau foto di tempat kayak foto di atas ini, kalau pas rame antrinya lumayan. Kalau kata teman saya sih foto di lokasi ini enak pas pagi baru buka atau pas hari biasa. Hmmm pantes rame lah waktu itu saya datang pas hari libur nasional.



Semakin sore bukannya makin sepi. Malah makin rame. Karena sudah mulai bosan dengan keramaian. Akhirya kami memutuskan pulang. Aaah Finally ! Melihat segarnya orang jualan es di luar pagar lawang sewu, setelah menahan haus di dalam tadi. 





WISATA KULINER DI PASAR SEMAWIS PECINAN




Setelah check-in penginapan jam 2 sore, saya istirahat sekalian sholat di sana. Setelah mandi dan istirahat sampai habis maghrib. Selanjutnya saya diajak Bu Virly wisata kuliner ke Pasar Semawis. Dari awal bilang kalau saya mau ke Semarang weekend, Bu Virly sudah rencanain ngajak saya ke Semawis yang kebetulan buka setiap jumat, sabtu dan minggu jam 18.00 sampai 23.00 WIB. Lagi-lagi naik Go-Car, emang penolong banget dah! andai belum jamannya serba online gini. Mungkin masih repot kemana-mana naik transportasi umum kayak angkot.


Sampai lokasi beneran bikin mabok. Mabok makanan maksudnya. hahaha... Dari ujung ke ujung semua jajanan, dari masakan jawa, cina, jepang, korea semua kayaknya ada deh kalau dilihat. Padahal niat kesana sudah berdoa biar nggak khilaf mengingat timbangan berat badan yang semakin ke kanan. Tapi apalah, godaan makanan di sana lebih kuat menggoyahkan nafsu saya.









Pertama saya makan sayuran demi kesehatan, lama-lama saya merasa "nggakpapa deh sesekali kan ya! kapan lagi jajan enak di Semarang", terus saya incip sushi yang dibeli Bu Virly, makan telur gulung, terus minum teh poci yang milk tea, habis itu makan bubur yang mirip gudeg ? saya lupa namanya, mungkin ada yang tahu namanya bisa kasih tahu ini namanya apa. Sumpah ini enak banget ! Di Surabaya saya belum nemuin makanan sejenis ini, entahlah ada apa nggak saya belum tahu. 

"Aku makan salad buah aja deh!"

Beberapa menit kemudian.....



Kebetulan sudah mulai larut malam, mungkin pasarnya sebentar lagi juga tutup. Soalnya sudah banyak yang mulai pulang. Akhirnya wisata kulliner kami berdua cuma segitu, ya ada baiknya biar nggak jajan terus. hahaha, sebelum pulang kami cari minimarket, katanya udah kenyang sih! tapi lihat promo susu saya ambil 3 kotak ukuran 250ml. hahahaha



Pulang dari semawis tentu tidur nyenyak, perut udah full euy !! Setelah itu Saya dan Bu Virly tidur buat mengisi daya biar keesokan harinya bisa bangun pagi. Yep jalan-jalan hari ke-2 lebih panjang dan pastinya lebih seruuuuu ! 

Tunggu cerita semarang Part-2 ! 


See you on my next post !

XOXO,


Deprut


FIND ME ON

Intagram : Depruttt
Twitter : @Depruttt
Fanpage : Devi Purwati Blog
E-mail : devipurwati96@gmail.com







December 15, 2018

MY TOP 10 WISHLIST FROM ALTHEA KOREA !



Anneyong Haseyo!

Kebetulan kali ini saya mau bahas seputar produk Korea, jadi salam pembuka biar ala-ala orang Korea gitulah. hihihi

Semenjak saya jadi pecinta drama korea, disitu sering muncul iklan kosmetik atau skincare. Rasanya saya ingin ikutan mencoba produk tersebut, yaaa siapa tahu kan bisa semulus dan awet muda kayak Mbak Song Hye Kyo. hahaha

Kalau kalian follow IG saya (@Depruttt), pasti sudah pernah lihat saya beberapa kali unboxing dan posting foto tentang Althea Korea. Siapa yang belum tahu Althea ? Jadi si Althea Korea ini semacam beauty online shopping yang menjual skincare dan makeup dari negara asalnya yaitu negri gingseng, Korea Selatan !

Sebenarnya beberapa tahun yang lalu waktu Althea hadir di Indonesia saya sudah mengikuti dan sempat belanja, lalu ketika tahun lalu ada sedikit masalah di bea cukai Indonesia sampai akhirnya beres dan balik lagi baru-baru ini rasanya bahagiaaaa banget ! Ya karena saya kalau beli skincare/makeup di Althea ini sudah dijamin original.

Meskipun dari bulan Oktober saya sudah mendapat beberapa paket dari Althea, sebenarnya saya masih ada 10 Wishlist yang belum kesampaian. huhuhu, ini merupakan "My Top 10 Wishlist From Althea Korea!". Penasaran apa saja? dan kenapa saya menginginkannya ?



Essence ini katanya ampuh buat menghilangkan bekas jerawat dan mampu membuat wajah jadi lebih cerah. Pantes waktu beberapa teman bahas ini saya kayaknya kenal, tapi nggak pernah pakai sama sekali. Saya coba searching eh ternyata produk ini modelnya iklannya Jeon Ji Hyun, itu lho yang main drama My Love From the Star & Legend of the Blue Sea. Saya pernah lihat dulu, tapi tidak ngeh kalau produk yang dia jadi bintang iklannya ini lagi banyak yang ngomongin, kayak tonernya somebymi gitu.hahaha





Hwaaaaa ini wishlist saya lama banget! semenjak saya nonton drama DOTS (Descendants of the Sun), saya sudah fokus ke bibir Mbak Song Hye Kyo, warna lisptiknya bagus. Paduan warna ombre lipsnya aduhhh pengen banget! Bukan cuma lipstiknya sih, tapi cushion laneige juga. Tapi cushion saya sudah beli berkat Althea juga waktu Birthday Gift bulan ini :'). Semoga sebentar lagi wishlist yang ini cepat tersampaikan setelah sekian lama. :'D






Baca review banyak yang bilang peeling ini bagus, Mengandung biji stroberi dan butiran konjac jelly, peeling ini dengan lembut mengelupas kulit dan menghilangkan kulit mati. Mungkin ini juga salah satu rahasia mbak Song Hye Kyo bisa semulus itu. Lalat aja kepleset kayaknya kalau kesenggol sama kulit mbaknya. hahahha






Saya salah satu pecinta masker peel off. Meskipun kadang terasa sakit waktu  ngelopek pas kering, tapi saya nggak ada kapoknya ! Apalagi pas dengar review dari teman-teman kalau masker ini benar-benar nyerap minyak dan mengangkat komedo dengan baik. Dengan harga 300 ribuan isi 100 ml mungkin agak mahal ya, tapi kan pakainya juga tidak disarankan tiap hari. Kalau dipakai seminggu sekali cukup dipakai setahun kayaknya. hxoxo






Sumpah ini warnanya cakep banget ! Jujur ini warnanya mungkin kurang cocok sama tone kulit saya yang sawo matang. Tapi semenjak lihat tutorial youtuber Sunny Dahye makeupin Baby Tsabina, terus dia swatch, langsung saya buka beberapa review di youtebe lagi. Kenapa saya baru menyadari kalau warna eyeshadow nuansa pink begini bikin saya mupeng. Padahal saya biasanya suka beli warna aman nuansa nude. Kalau dilihat koleksi eyeshadow saya, tidak ada salahnya sesekali beli warna pink gini.







Awalnya saya tertarik dengan kemasannya yang clear dan terlihat elegan. Setelah saya baca review di web althea tentang produk ini, ternyata banyak yang suka dipakai sebagai pelembab atau day cream. Jadi saya penasaran dengan tekstur dari Fixer Cream ini.






Setiap hari saya selalu menggunakan makeup, jadi mau tidak mau saya harus rajin membersihkan wajah juga! Salah satunya yang saya lakukan adalah melakukan double cleansing saat membersihkan makeup. Setelah menggunakan micellar water pasti saya menggunakan cleanser juga, entah berupa gel ataupun milk. Kebetulan pas lagi kepo sama produk Althea saya melihat ada produk mereka seperti milk cleanser. Pastinya saya penasaran mencoba. Apalagi klaimnya menyejukkan saat dipakai. Hmmmm makin penasaran saya !






Hwaaaaa ini wishlist saya baru-baru ini ! Pertama kali melihat di Instagram Althea Korea, saya langsung berharap bisa mencoba ini secepatnya. Apalagi kalau saya lihat shadenya tidak hanya dominan warna terang seperti concealer Korea pada umumnya, So Excited ! uwuwuwu






Sleeping Mask dari Laneige mungkin sudah tidak diragukan lagi. Waktu di Althea ada promo bundle mini size sleeping mask langsung dapat 3 variannya, saya langsung "Waaahhh Daebak!", saya sudah beli sih awal bulan Desember ini. Tetapi kalau dengan harga 300 Ribu saya bisa mencoba 3 varian lengkap meskipun mini size sepertinya masih worth it !








Kalau ini kesan pertama pas lihat "Aaahhh cute" Cushion, lipstick dan bisa dibuat blush on juga dikemas dalam satu palette. Apalagi warnanya yang pink menggemaskan dan ada desain bintang-bintagnya, sebenarnya kalau kalian lihat di video kemasannya lebih menggemaskan lagi. By the way! Bulan ini saya ulang tahun lho ! Siapa tahu ada yang butuh referensi kado, saya tidak menolak kalau dikado ini. hahahaha 


Nah itu semua tadi "My Top Wishlist From Althea Korea", bisa kalian dapatkan dengan belanja di Web atau aplikasi (iOS/Android) Althea Korea !

Oh iya saya kasih tahu nih ! Belanja di Althea Korea minimal Rp. 299.999 bisa langsung free shipping dari Korea langsung! Pengirimannya juga cepat dan tidak perlu memeikirkan bea cukai dan pajak waktu tiba di Indonesia. Langsung antar depan rumah. Saya pesan tanggal 4 Desember, dikirim tanggal 7 Desember dari werehousenya di Korea, 14 Desember paket sudah sampai. Jadi meskipun dari luar negeri tidak perlu berminggu-minggu. Kalau dihitung butuh 1 minggu dari pengiriman sudah sampai. Cepat sekali bukan ?


**All photos are grabbed from Althea Korea website and Google 





See you on my next post !

XOXO,


Deprut


FIND ME ON

Intagram : Depruttt
Twitter : @Depruttt
Fanpage : Devi Purwati Blog
E-mail : devipurwati96@gmail.com

December 11, 2018

[REVIEW] OVALE MICELLAR CLEANSING WATER, MENCEGAH MUNCULNYA JERAWAT ?


Seringkali makeup dan jerawat dihubung-hubungkan! Nggak sedikit yang berpendapat “sering memakai makeup itu bikin kulit wajah jadi rusak!”, “jangan sering pakai makeup! Nanti bisa jerawatan”.. Mohon maaf nih saya sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut.


Sebagai pengguna makeup sehari-hari, bukan hanya sekedar memakai lipstik dan pensil alis lho ! saya kalau makeup ya sekalian pakai foundie, blush on, highlighter, dll, Yaaa paling engga kalau malas pakai foundie ya tetap ngolesin BB Cushion atau concealer. Maklum wajah saya butuh sedikit ditutupi dari bekas dosa jerawat. Hahaha engga ding ! emang saya berusaha menghabiskan kosmetik biar nggak expired, karena dulu sering banget buang kosmetik gara-gara sudah lewat tanggal exp. Huhuhu

Balik lagi bahas makeup dan jerawat. Apa hubungannya Dep? Gini lho ya para manusia yang sering negative thinking sama makeup. Yang bilang makeup bikin  jerawatan lah, bikin kulit rusak lah, apapun itu. Coba deh diingat apa sewaktu bersihin makeup sudah maksimal? Please jangan bilang cuci wajah pakai sabun cuci muka sudah bersih! SALAH BESAR !!!

Padahal nih ya kalau kalian cuma mengandalkan facial wash doang itu masih sangat kurang bersih ! Ini nih yang bikin kotoran jadi numpuk terus memicu tumbulnya jerawat dan pada akhirmya kalian menyalahkan makeup. Yang benar saja kamu Esmeralda! Hahaha

Membersihkan wajah Double Cleansing itu penting buat benar-benar mengangkat makeup. Jadi sebelum saya cuci muka, terlebih dahulu saya memakai MICELLAR WATER buat bersihin makeup, baru nih setelah itu saya cuci muka buat angkat sisa-sisa makeup tadi. 

Bukan itu saja! Jadi sebenarnya ritual saya memakai micellar water ini pagi dan malam hari. Kalau pagi hari untuk membersihkan sisa skincare yang saya pakai semalaman, lalu untuk malam hari pastinya membersihkan sisa makeup. Karena menurut saya membersihkan wajah dengan micellar water lebih praktis dan hasilnya bersih maksimal.

Kebetulan beberapa minggu yang lalu saya datang di event Ovale Let’s Go Micellar yang singgah di Surabaya. Acaranya seru banget karena di sana saya dan teman-teman yang hadir bukan hanya diberi pengetahuan mengenai betapa pentingnya membersihkan wajah secara maksimal, tetapi ada tutorial daily makeup juga dari Bima Chang salah satu MUA dari Surabaya.






Selain itu ada games berpasangan untuk saling merias dengan mata tertutup dan shopping race di Guardian dengan nominal Rp.400.000 dalam waktu 5 menit. Naluri wanita belanja itu sebenarnya lama, apalagi disuruh belanja makeup. Hahaha, ya karena tantangan entahlah kami berdua ambil secepatnya dengan pemikiran singkat. Tapi pastinya beli Ovale Micellar Cleansing Water dan masker dari Ovale tidak ketinggalan. Oh iya Kebetulan saya berdua sama Mbak Niar, dan hasilnya kami kelebihan Rp.50.000 pas belanja. Niat mau ngepasin tapi malah nombok euy ! Kami berdua paling banyak sendiri belanjanya. Memang sepertinya dalam diri kami ada jiwa berhedon ria. hahahaha. 




Ohiya kebetulan saya baru mencoba micellar water dari Ovale kemarin pas event, bagaimana hasilnya? Baca sampai selesai ya!



OVALE MICELLAR CLEANSING WATER



Varian: Brightening (pink) dan Brightening for Acne Skin (hijau)
Kemasan: 100 ml dan 200 ml
Harga : 17.000 (100 ml) & 35.000 (200 ml)

Oh iya sebenarnya Ovale Micellar Water ini sudah launching produk tahun lalu, soalnya saya ingat cerita teman-teman saya yang datang di acara Beauty Fest Asia yang di selenggarakan di Jakarta tahun lalu. Hmmmm ternyata saya lama juga baru nyobain setelah satu tahun. Wkwkwk


Kemasannya kayak micellar water pada umumnya, botolnya bening jadi kelihatan isinya tinggal seberapa, tutupnya ini rapat banget. Meskipun saya kurang menyukai produk yang tutupnya flip top, tapi tutup ovale ini pas di tekan bunyi “klik” mau di jungkir kayak gimana tetap aman. Lah ini pernah aku taruh di pouch makeup yang di dalam tas sering ke jungkir tapi tetap aman kok.


Lalu, Ovale Micellar Cleansing Water ada dua pilihan ya, sudah saya jelaskan di atas tadi. Kalau saya lihat dari kandungannya tidak jauh berbeda yaitu ada ekstra Magnolia yang berfungsi untuk mencerahkan kulit wajah, lalu ada tambahan di varian brightening for acne skin (hijau) ada kandungan Green Tea yang merupakan anti oksidan untuk kulit berjerawat. Ovale Micellar Cleansing Water ini juga udah teruji dermatologi dan hypoallergenic dan mengklaim bahwa produknya paraben-free dan fragrance-free.Meskipun klaim fragrance free tapi saya masih mencium bau mawar, tidak terlalu menyengat sih tapi buat saya sendiri.

Untuk cara pakainya nggak jauh berbeda kalau kalian memakai toner. Tuangkan di kapas lalu usapkan pada wajah. Kalau untuk bagian mata biasanya saya diamkan beberapa detik biar mengangkat maksimal, apalagi kalau saya pakai mascara sama eyeliner yang waterproof, jadi sedikit agak susah. Untuk tes gimana kemampuan Ovale Micellar Cleansing Water dalam membersihkan makeup, saya akan uji di tangan :


Untuk sekali usap tidak langsung membersihkan semua, tapi setelah 2 kali usap terlihat lebih mengangkat makeup, lalu setelah beberapa kali baru makeup terhapus dengan sempurna.

Yang saya suka dari Ovale Micellar Cleansing Water ini tidak membuat kulit menjadi kering, malahan berasa lembab. 

Buat yang kulitnya sedang mengalami jerawat meradang, ngelopek, atau sejenisnya.. Saya sarankan jangan pakai yang hijau, karena ada ekstra green tea kalau kena jerawat meradang akan terasa panas. Pakai yang pink saja karena lebih kalem, tetapi kalau jerawatnya normal dan tidak dalam kondisi meradang sebaiknya pakai varian yang hijau karena kalau saya pakai lumayan membantu jerawat kempes. 

Sebenarnya mau varian pink atau hijau itu sama-sama mencegah timbulnya jerawat. Karena kan membersihkan makeup lebih maksimal daripada hanya menggunakan face wash saja saat membersihkan muka. Ingat ya ! jangan menyalahkan makeup kalau sedang berjerawat, tapi teliti dulu apakah sudah bersih saat membersihkan makeup?



Ovale Micellar Cleansing Water memang HARUS dan WAJIB selalu ada saat ini buat keseharian! Karena memang untuk buka dan tutup hari-hari saya aja sih misalnya. hehehe. Menurut saya wajah yang bersih itu adalah syarat utama untuk memperoleh wajah yang sehat, iya nggak sih ? Ya bisa dibilang untuk saat ini Ovale Micellar Cleansing Water salah satu yang bisa mencegah munculnya jerawat pada wajah saya. Benar-benar membantu saat melakukan Double Cleansing!

Nah, siapa yang sudah pakai Ovale Micellar Cleansing Water juga ? kalian suka varian yang mana?

Ovale Micellar Cleansing Water bisa kalian temukan di @Guardian_Id ya !


Untuk info lebih lanjut bisa cek 


See you on my next post !

XOXO,


Deprut


FIND ME ON

Intagram : Depruttt
Twitter : @Depruttt
Fanpage : Devi Purwati Blog
E-mail : devipurwati96@gmail.com

© Depruttt | Designed by . All rights reserved.