May 12, 2026

LIFE AFTER BREAKUP: LEARNING TO BE ALONE AGAIN

Seumur hidup tidak pernah terpikirkan akan berada dalam fase ini. Life after breakup adalah istilah yang merujuk pada fase kehidupan setelah putus cinta atau mengakhiri hubungan romantis. Agak berlebihan jika dibilang seperti ini. Bingung? Iya bingung. Masalahnya tidak ada kata perpisahan dan tidak ada kata untuk bertahan. Lalu situasi apa yang cocok untuk hubungan ini?

Setelah putus bukan hanya kehilangan orangnya. Tapi kehilangan hidup yang sempat terbentuk dengan dia. Kehilangan kenangan, kebiasaan dan perasaan yang sulit untuk dijelaskan.

Selama 29 tahun sudah terbiasa hidup sendiri. Bahkan melakukan sesuatu tanpa ada yang menemani adalah rutinitas yang sangat biasa dalam keseharian. Lalu kenapa sekarang tiba-tiba muncul perasaan yang sangat asing setelah kehilangan dia? 

Mungkin ada yang berpikir, "Kan dulu kuat apa-apa sendiri, sudah biasa dengan kesendirian".

Ya, memang itu benar. Kesendirian yang dulu terasa biasa saja tiba-tiba terasa sunyi. Itu bukan berarti aku menjadi lemah atau jadi bergantung ke seseorang. Namun, itu bertanda bahwa aku sempat membuka hati dan diri secara sungguh-sungguh.

Bayangkan saja selama 29 tahun tidak pernah berpikir akan ada seseorang yang singgah di hati, tidak pernah berpikir bahwa akan ada seseorang yang berusaha mendekat dan meyakinkan hati ini kalau aku berhak untuk dicintai.

Dari awal sudah terbiasa sendiri, jadi sistem hidupku awalnya stabil dengan kesendirian, seperti: mengambil keputusan sendiri, emosi yng ditanggung sendiri, waktu yang dihabiskan sendirian. Lalu ketika hubungan itu masuk dalam hidup, otak dan hati mulai membangun "ruang untuk orang lain". Jadi muncul kebiasaan baru, rutinitas komunikasi, tempat untuk membagi emosional dan cerita, dan sempat terbentuk bayangan masa depan yang tadinya tidak ada.

Makanya setelah putus, yang terasa bukan hanya perasaan kosong kehilangan seseorang, bukan juga sekedar "aku kangen dia". Tapi, "Aku belum terbiasa hidup tanpa seseorang yang sudah terbiasa menjadi bagian dari rutinitasku".

Learning to be alone again, bukan berarti kembali menjadi orang lama sepenuhnya. Tapi, belajar menikmati hidup tanpa terus menunggu pesan, belajar bahwa hari tetap bisa berjalan normal walau cerita itu selesai, belajar bahwa tidak perlu menghapus kenangan baik meskipun cerita itu telah usai.

Perlahan rasa kesendirian ini akan terasa berbeda dari "kehilangan". Sendiri bukan berarti kosong, tetapi bisa jadi fase ini bisa membangun ulang hidup dengan versi diri yang baru dan lebih baik.


Author's note: ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang terjadi pada bulan April 2025. Satu bulan yang terasa seperti setengah hidup.


© Depruttt | Designed by . All rights reserved.