Showing posts with label Travel. Show all posts
Showing posts with label Travel. Show all posts

August 10, 2019

TEMPAT WISATA DI JOGJA YANG COCOK UNTUK SOLO TRAVELLING

Sebagai seorang mahasiswi yang merangkap wanita karir, memiliki waktu liburan itu sangat jarang. Pas kerjaan di kantor selesai, tugas kuliah menumpuk, atau pas kerja libur, tapi masuk kuliah. Dan seterusnya seperti itu.


Lalu kapan saya bisa liburan ? Biasanya saya memanfaatkan libur semester untuk travelling. Meskipun jadwal libur di kantor tidak sepanjang libur semester dari kampus, tapi syukurlah saya memiliki waktu libur kerja setiap weekend alias sabtu dan minggu.

Oh iya, saya ini tipe orang yang suka berpergian sendiri. Bukan karena saya tidak memiliki teman. Hahaha, memang saya lebih nyaman ke mana-mana sendiri. Introvert ? Enggak juga sih, saya bisa berkumpul dengan orang banyak dan ikut bersosialisai, ah terkadang juga ikut wisata berkelompok. Cuma kadang kalau saya cari partner buat jalan, suka nggak pas aja jadwalnya. Belum lagi beda pendapat yang kadang membuat jadwal tidak sesuai keinginan. Kenapa ngga dicoba dulu Dev ? Oh, saya sudah sering travelling sama teman terus tiba-tiba batal menjelang hari keberangkatan atau di lokasi rencana berubah karena partner kita. Selama saya bisa pergi sendiri yaudah saya memutuskan lebih baik jalan sendiri daripada mood pas liburan hancur, iya kan ?



Nah, salah satu kota aman yang cocok buat solo travelling itu adalah Jogja. Kota pelajar yang identik dengan warganya yang sangat ramah, tentu saja kota ini bisa jadi salah satu kota yang cocok untuk dicoba saat ingin solo travelling. Ada beberapa tempat yang saya rekomendasikan berdasarkan pengalaman saya datang ke sana , apa saja ya kira-kira ? Yuk baca sampai selesai !

Taman Sari


Taman merupakan salah satu tempat bersejarah di Jogja, lokasinya dekat dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Taman ini merupakan bekas taman Keraton Yogyakarta yang dibangun pada masa kerajaan Sri Sultan Hamengku Buwono 1. Sebenarnya lokasi Taman Sari ini sekarang sudah tidak seluas dulu akibat dijadikannya sebagai pemukiman oleh sebagian penduduk sekitar. Meskipun begitu, masih banyak spot foto yang bagus untuk diabadikan, apalagi buat yang mencari tempat instagrammable. Biaya masuk juga murah, hanya Rp.5000 untuk warga lokal.



Nah, buat yang solo travelling bisa menyewa pemandu wisata. Di depan gerbang pintu masuk dari Istana Air Taman Sari ini nanti akan banyak ditemui beberapa orang yang menawarkan jasa sebagai pemandu wisata, untuk harganya sih sukarela tapi menurut wisatawan rata-rata Rp.25.000 - Rp.30.000. Oh ya, jangan lupa tempat wisata ini buka dari jam 08.00-14.00 saja. Jadi jangan terlalu sore ya!

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta


Benteng Vredeburg ini berada di ujung jalan Malioboro, tepatnya di Jalan Jend. A. Yani No.6, Jogjakarta. Tiket masuknya sangat murah,yaitu hanya Rp.3000 untuk orang dewasa.


Memasuki depan pintu gerbang Benteng Vredeburg, akan langsung disuguhi sebuah pemandangan pintu gerbang yang berasal dari penjajahan Belanda pasa jaman dulu. Museum ini sangat rekomen untuk dikunjungi, selain harga tiket masuknya yang murah, museum ini sangat cocok untuk wisata edukasi atau sekedar yang ingin berfoto dengan nuansa vintage, oh iya kawasannya begitu teduh dan juga membuat hati nyaman meskipun tanpa pasangan. #eaakkk


Pasar Beringharjo

Kalau ke Jogja pasti sebagian besar orang ingin mampir ke sini. Terletak satu kawasan dengan Malioboro, Pasar Beringharjo menjadi salah satu spot belanja yang tak pernah sepi oleh hiruk pikuk wisatawan. Mau pagi atau sore pasar ini tidak pernah sepi. Kalau mau berburu oleh-oleh khas Jogja di sini ada semua, kalau saya pribadi suka belanja daster batik. Hahaha, kostum ternyaman kalau lagi gabut di rumah. 

Sebenarnya saya tidak benar-benar merekomendasikan pasar ini untuk orang yang baru mencoba solo travelling. Karena tempatnya sangat ramai, jadi harus ekstra hati-hati, belum lagi buat kalian yang tidak bisa menawar harga. Kalau saya ke sini suka ngajak teman sih, karena alasan utama itu malas nawar harga,  Depik belum siap kena marah pedagang kalau nawarnya nggak sesuai. Hahaha

Alun-alun Selatan


Alun-alin Selatan, nama yang terkenal dengan sebutan Alkid (Alun-alun Kidul). Saya kalau ke sini suka sore menjelang malam, karena banyak sepeda lampu yang disewakan. Kalau ke Alkid jangan lupa ikut “Ritual Laku Masangin”,yaitu ritual menutup mata sambil mencoba berjalan kearah dua pohon beringin kembar. Katanya sih bagi siapa saja yang berhasil melakukan masangin maka orang tersebut hatinya bersih dan permohonannya akan terkabul. Meskipun saya kurang percaya, tetap saja kalau pas ke sana tidak mencoba itu rasanya nggak afdol. Hehehe

Makan Ice Cream di Tempo Gelato


Jauh-jauh ke Jogja makan Gelato ? eits, jangan emosi dulu! Gelato ini sangat terkenal di Jogja, nggak jarang kok wisatawan luar Jogja belain ke Jogja kadang juga ingin merasakan Tempo Gelato, termasuk saya. Selain di Prawirotaman, ada juga cabangnya di Jalan Kaliurang-Jogja. Jadi total ada dua cabang untuk Tempo Gelato ini.




Saya sarankan kalau datang ke sini harus sabar antri, apalagi kalau pas hari libur nasional. Saya ke sini terakhir waktu sehari sebelum tahun baru, ya bisa dibilang sudah memasuki musim liburan. Saya baru buka pintunya udah antri panjang :”). Waktu itu saya dapat no antrian 23, padahal baru dimulai no.3. Setelah antri panjang, lelah saya tergantikan dengan 2 scoop Gelato rasa strawberry dan matcha.

Nah, itu tadi hanya beberapa tempat saja yang saya rekomendasikan. Kalau untuk 2 hari satu malam wisata yang saya rekomendasikan tadi sangat cukup waktunya untuk dicoba. Sekarang tinggal kalian persiapkan saja sebelum keberangkatan. Misal pesan tiket perjalanan dan sewa penginapan, agar travelling berjalan dengan lancar.

Kalau saya pribadi suka mengandalkan pesan melalui online seperti Pegipegi yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun tanpa ribet. Apalagi kalau ada promo, jiwa diskonan saya bergejolak seketika. Hahaha

Bagaimana cara pesannya ?
Gampang! Tinggal pilih saja kalian mau pesan tiket pesawat, kereta atau hotel. Contohnya nih saya mau pesan tiket kereta api menuju Jogja. Tinggal pilih saja nama stasiun dan tanggalnya.


Setelah tiket perjalanan beres, waktunya pesan hotel. Di Pegipegi banyak sekali pilihan hotelnya, dari yang on budget sampai yang mewah. Oh tenang saja! Ada banyak promo kok biasanya, tinggal pilih saja lokasi hotel di Jogja yang mau kita pesan hotel. 


Pesan di Pegipegi itu sangat mudah dan nyaman. Apalagi tersedia banyak metode pembayaran, dari kartu kredit, ATM, I-Banking, bank transfer, serta pembayaran tunai di Indomaret. 

Gimana ? tertarik untuk mencoba ?

See you on my next post !

XOXO,


Deprut


FIND ME ON

Intagram : Depruttt
Twitter : @Depruttt
Fanpage : Devi Purwati Blog
Email : devipurwati96@gmail.com

December 23, 2018

JALAN-JALAN KE KOTA LUMPIA SEMARANG #PART 1





Sebenarnya telat kalau saya cerita ini, lah liburannya sudah lewat beberapa bulan yang lalu. Ya gimana lagi, baru sempat ada waktu buat nulis artilel ini. Mumpung saya belum lupa ingatan liburannya dan pastinya sebelum lupa total budget yang saya habiskan liburan ke Semarang beberapa bulan yang lalu. hihihi, kenapa sih saya tertarik sekali buat share ? Karena kemarin saya liburan ke Semarang 3 hari 2 malam total biaya tiket kereta dan penginapan tidak sampai Rp. 250.000. Barangkali ada yang senasib kantongnya, tapi ngebet jalan-jalan. Mungkin bisa ikutin cara saya nanti. Jadi, baca sampai selesai !

..............................

Bermula dari lihat postingan instagram teman-teman liburan seketika membuat saya jadi iri. Kapan saya bisa liburan seperti itu ? Mengingat jadwal saya yang super duper padat. weekday kerja, sedangkan weekend kuliah. Terus tiba-tiba iseng lihat kalender 17 Agustus tanggal merah hari jumat, kebetulan waktu itu kuliah sedang libur semester dan kantor tempat bekerja sabtu-minggu off. Tanpa pikir panjang "YUHUUU AKHIRNYA DEPIK BISA LIBURAAANNN !" 

Maaf jadi norak, kalau kalian di posisi saya pasti akan paham rasanya liburan tanpa rencana itu gimana. wkwk. Terus waktu itu iseng aja buka obrolan di grup WA Beautiesquad. Si Bu Virly langsung menyarankan Semarang. "Emang ada apa aja sih di Semarang?". Setelah googling tentang solo trip ke Semarang dan ada guide gratis dari Bu Virly selama di sana, tidak ada 24 jam saya berpikir langsung beli tiket kereta. Kalau saya ingat-ingat, jam makan siang saya cari tahu tentang Semarang, sore pulang kerja langsung pesan tiket. By the way, saya pesan tiket tanggal 30 Mei untuk keberangkatan Semarang tanggal 17 Agustus. Sungguh niat banget kaaan ?? hahaha

..............................

Ada yang menarik selama liburan di Semarang. Karena dari awal memang niatnya liburan dalam kota saja, jadi kemana-mana kami berdua menyewa Go-Car. Ternyata liburan tanpa menyewa kendaraan itu bisa menyenangkan banget ! lebih efektif juga. Terus kami juga bisa keliling Semarang dengan modal transport GRATIS ! Penasaran kan kalau bahas gratisan? hahaha tenang nanti saya bahas detail tiap part, entah di part ini atau selanjutnya. Pokoknya baca sampai selesai !

DAY - 1 (17 Agustus 2018)

Hari pertama saya berangkat dari Stasiun Pasar Turi jam 04.30 WIB, padahal kereta berangkat jam 6 pagi. Maklum kan saya naik Go-Jek ke stasiun, jadi berangkatnya lebih pagi buat antisipasi kalau Go-Jek sepi. Padahal semalaman nggak bisa tidur sampai jam 3 pagi, alasannya takut tidur kebablasan. Eh malah jam 3 mata merem nggak kerasa, kebangun waktu jam 4 pagi adzan shubuh. Bangun langsung buru-buru mandi bebek, shubuhan langsung cusss. Jangan tanya mandi macam apa ! hahaha. Hanya waktu setengah jam langsung keluar gang kos pesan Go-Jek. Syukurlah nggak lama langsung dapat. Di perjalanan untung masih shubuh jadi sepi jalanan, ke stasiun pas jam 5 pagi. Setelah cetak tiket boarding pass langsung ke ruang tunggu. Iya saya nunggu 1 jam ! Ngerti gitu kan ditinggal tidur saja tadi, ah sudahlah lebih baik menunggu daripada ditinggal kereta, sudah cukup saya ditinggal doi saja. 


Pas masuk gerbong kereta kebetulan saya satu gerbong sama ibu-ibu lansia, eh ada juga sih yang ibu-ibu bukan-lansia. wkwkw, mereka kayaknya mau rekreasi rombongan, berasa gerbong sewaan karena hampir lebih separuh gerbong isinya rombongan tadi. Asli selama 4 jam perjalanan ibu-ibu ini nyanyi sepanjang perjalanan. Mirip sama rombongan anak sekolahan kalau lagi rekreasi. Untung saya ini tipe yang selalu nyaman tidur meskipun suasana berisik. Yep ! selama 4,5 jam perjalanan saya manfaatkan tidur. ngantuk euy tidur cuma 1 jam sebelum berangakat.


*FYI : Saya naik kereta ekonomi Maharani (Surabaya Pasar Turi - Semarang Tawang) seharga Rp.49.000 




Setibanya di Stasiun Tawang Semarang saya mampir dulu ke toilet, cuci muka biar segeran dikit ketemu Bu Virly. Sekalian pakai bedak sama lipstik. Maklum pas shubuh tadi kondisi muka lagi bare face. Bisa bayangin lah gimana kucelnya dalam perjalanan. Bahkan saya ngaca di toilet tidak mau mengakui wajah sendiri. 


Oh iya pas keluar Stasiun Tawang saya harus jalan lurus ke arah waduk depan stasiun. Soalnya para Go-Jek tempat pangkalnya di sana. Jadi buat kalian yang rencana pesan ojek online bisa ke arah waduk dulu. Kalau taksi online saya kurang tahu soalnya dekat situ banyak taksi konvensional, ya mungkin bisa jalan agak jauh lagi. Setahu saya sih kalau pesan online jangan dekat taksi konvensional kalau nggak mau ada masalah. 


Sekedar info saja, nggak tahu ini perasaan saya atau gimana. Ojek online sama konvensional di Stasiun Tawang kayak akur gitu, soalnya lokasi pangkalannya bersebrangan nggak masalah. Beda kalau saya di Stasiun Gubeng. Naik Go-Car atau Go-Jek dekat pangkalan taksi/ojek konvensional aja takut drivernya. 


Sekitar jam 11 pagi saya sudah ada di penginapan Sleep n Sleep, karena jarak stasiun ke penginapan tidak terlalu jauh, jadi kurang dari 10 menit saya sudah sampai di lokasi. Awas ketipu lokasi ya ! Saya sempat salah masuk gedung kuliahan karena lokasi sleep n sleep gabung jadi satu area, cuma tempatnya nyempil disamping gedung perkuliahan pas. Jadi pertama kali datang, saya dengan percaya diri masuk ke sebuah aula yang awalnya saya pikir ruang resepsionis. Dengan membawa tas ransel besar dan totebag, mirip orang pulang kampung. Saya masuk aja tanpa tanya dulu. Eh pas masuk aula, kebetulan aula itu ruang basket dan sialnya saya masuk dengan wajah polos langsung nyelonong. Seketika saya dilihatin penonton dong! Suasana sempat kikuk, ketika kesadaran saya mulai penuh. Saya langsung balik pura-pura sedang telp aja! Padahal asli malu bangeettt !!!.



Penginapan ini itu semacam capsule hotel jadi saya dapat harga murah banget, jadi modelnya itu bentuknya dorm, kebetulan saya pilih level 1 (bed bawah) karena takut tidak bisa manjat. hahaha, sedangkan Bu Virly level 2 (bed atas) yang sudah dipastikan gampang kalau manjat.  

Total biaya sebagai berikut :


Bed Level 1 : Rp. 59.000 x 2 Malam = Rp. 118.000

Bed Level 2 : Rp. 49.000 x 2 Malam = Rp. 98.000

Jadi kalau di total kasaran per orang cukup sediakan biaya 100 ribuan saja untuk 2 malam. Sangat terjangkau bukan? Nyaman tidak ? Nyaman menurut saya pokoknya bisa buang air besar di sana pasti sudah dipastikan saya nyaman, hahaha. Kamar mandinya bersih dengan hot shower, kasurnya juga empuk dengan dilengkapi colokan listrik di dalamnya. Sepertinya detail penginapan nanti akan saya update blog post secara terpisah saja.

Di penginapan ternyata saya sudah ditunggu Bu virly, tidak secanggung saat kami bertemu pertama kali di Jogja bulan Maret. Kebetulan waktu kami di penginapan waktu check-in masih menunggu sampai jam 2 sore, jadi sambil menunggu saya diajak Bu Virly langsung ke Lawang Sewu. Nggak afdol kalau ke Semarang tanpa mengunjungi Lawang Sewu, Lokasinya tidak terlalu jauh, sekitar 10-15 menit kami sudah sampai Lawang Sewu menggunakan Go-Car.



LAWANG SEWU, SERIBU PINTU SERIBU CINTA DI SEMARANG 


Saya tidak akan membahas kisah mistis ataupun romantisme tentang Lawang Sewu (emang ada yang romantis?). Saya mau membahas senang-senangnya saja waktu liburan kesana. Kalau mau cerita tentang lawang sewu saya pikir Google sudah lengkap. 

Lawang Sewu buka dari pukul 07.00 - 21.00 WIB. Biaya masuk juga terjangkau. Anak-anak usia 3-12 tahun (Rp.5000), Pelajar (Rp.5000), Dewasa (Rp.10.000).



Karena waktu itu kami datang pas tanggal 17 Agustus, jadi habis ada acara upacara di sana, soalnya ada kayak bekas lokasi setelah upacara 17-an gitu.


Kalau ke Lawang Sewu juga nggak afdol kalau nggak foto di antara pintu-pintunya. bener nggak? jadi tempat ini cukup instagrammable. Mau foto pakai tripod, selfie atau minta bantuan orang di sana. Jangan lupa foto yang banyak !




Ada kejadian dimana ketemu grup ibu-ibu sedikit rempong, dengan gaya yang sedikit nyetil, tidak lupa kacamata hitam sebagai aksesoris. Sebenarnya saya sudah melihat gerak-gerik mereka ingin difotokan, Yaaa baru saja saya batin seperti itu, tiba-tiba datang menghampiri kami. Lalu mulailah Bu Virly dengan senang hati jadi fotografer dadakan dengan ponsel mereka. Belum cukup sampai disitu, ternyata mereka juga minta tolong saya. Setelah itu, sebagai tanda terimakasih mereka menawarkan kami untuk difoto berdua. Kami pun menolak halus dengan menunjuk tripod. "Oalah Mbak e wes sedia kamera sama gagangnya sekalian toh!" . ((( GAGANG ))). Baiklah !




Cari spot foto di Lawang Sewu tidak perlu bingung. Setiap pojokan ruangan bisa buat spot. tapi ya mohon besabar karena yang datang juga banyak. Pintar-pintar saja curi-curi waktu langsung cekrek.




Ah iya, kalau mau foto di tempat kayak foto di atas ini, kalau pas rame antrinya lumayan. Kalau kata teman saya sih foto di lokasi ini enak pas pagi baru buka atau pas hari biasa. Hmmm pantes rame lah waktu itu saya datang pas hari libur nasional.



Semakin sore bukannya makin sepi. Malah makin rame. Karena sudah mulai bosan dengan keramaian. Akhirya kami memutuskan pulang. Aaah Finally ! Melihat segarnya orang jualan es di luar pagar lawang sewu, setelah menahan haus di dalam tadi. 





WISATA KULINER DI PASAR SEMAWIS PECINAN




Setelah check-in penginapan jam 2 sore, saya istirahat sekalian sholat di sana. Setelah mandi dan istirahat sampai habis maghrib. Selanjutnya saya diajak Bu Virly wisata kuliner ke Pasar Semawis. Dari awal bilang kalau saya mau ke Semarang weekend, Bu Virly sudah rencanain ngajak saya ke Semawis yang kebetulan buka setiap jumat, sabtu dan minggu jam 18.00 sampai 23.00 WIB. Lagi-lagi naik Go-Car, emang penolong banget dah! andai belum jamannya serba online gini. Mungkin masih repot kemana-mana naik transportasi umum kayak angkot.


Sampai lokasi beneran bikin mabok. Mabok makanan maksudnya. hahaha... Dari ujung ke ujung semua jajanan, dari masakan jawa, cina, jepang, korea semua kayaknya ada deh kalau dilihat. Padahal niat kesana sudah berdoa biar nggak khilaf mengingat timbangan berat badan yang semakin ke kanan. Tapi apalah, godaan makanan di sana lebih kuat menggoyahkan nafsu saya.









Pertama saya makan sayuran demi kesehatan, lama-lama saya merasa "nggakpapa deh sesekali kan ya! kapan lagi jajan enak di Semarang", terus saya incip sushi yang dibeli Bu Virly, makan telur gulung, terus minum teh poci yang milk tea, habis itu makan bubur yang mirip gudeg ? saya lupa namanya, mungkin ada yang tahu namanya bisa kasih tahu ini namanya apa. Sumpah ini enak banget ! Di Surabaya saya belum nemuin makanan sejenis ini, entahlah ada apa nggak saya belum tahu. 

"Aku makan salad buah aja deh!"

Beberapa menit kemudian.....



Kebetulan sudah mulai larut malam, mungkin pasarnya sebentar lagi juga tutup. Soalnya sudah banyak yang mulai pulang. Akhirnya wisata kulliner kami berdua cuma segitu, ya ada baiknya biar nggak jajan terus. hahaha, sebelum pulang kami cari minimarket, katanya udah kenyang sih! tapi lihat promo susu saya ambil 3 kotak ukuran 250ml. hahahaha



Pulang dari semawis tentu tidur nyenyak, perut udah full euy !! Setelah itu Saya dan Bu Virly tidur buat mengisi daya biar keesokan harinya bisa bangun pagi. Yep jalan-jalan hari ke-2 lebih panjang dan pastinya lebih seruuuuu ! 

Tunggu cerita semarang Part-2 ! 


See you on my next post !

XOXO,


Deprut


FIND ME ON

Intagram : Depruttt
Twitter : @Depruttt
Fanpage : Devi Purwati Blog
E-mail : devipurwati96@gmail.com







March 17, 2018

Akhirnya Beautiesquad Ketemuan di Jogja



   Pernah denger nggak sih kalau di jaman serba modern ini bisa menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh ? Iyalah, kalau lagi hangout sama teman udah nggak asyik kayak jaman dulu, sekarang duduk di cafe niat mau kumpul sama teman buat ngobrol atau apalah yang ada mah datang langsung foto terus sibuk sama smartphone masing-masing. Kalian tipe seperti itu kah?

Kalau buatku sendiri femonema seperti itu sudah biasa, soalnya yang nulis ini juga seringkali seperti itu. hahaha, ya mau gimana lagi udah pengaruh jaman sis, mau dihilangkan? nggak yakin langsung bisa, ya kita cuma bisa meminimalisir aja sih kalau menurutku.

Balik lagi sama fenomena jaman serba modern katanya bisa "mendekatkan yang jauh". Bagiku hal seperti ini baru bisa aku rasakan beberapa tahun belakangan ini sekitar akhir tahun 2016. Kalau kalian sering lihat instagramku pasti sudah nggak asing lagi kalau aku  sering sebut Beautiesquad. Beautiesquad ini grup Beauty Blogger pertama yang aku ikuti dari membernya yang cuma belasan sekarang udah puluhan. 

Terus pertengahan 2017 kita sudah  berencana membuat gathering dalam rangka anniversary Beautiesquad yang pertama bulan November 2017 kemarin, tapi karena di real life member Beautiesquad ini punya kesibukan yang tidak bisa ditinggal sewaktu-waktu. Akhirnya setelah menunggu waktu yang tepat Beautiesquad 1st Gathering akhirnya terlaksana Maret 2018. So Excited ! Acaranya berlangsung di Jogja tanggal 9-11 Maret 2018. Yuhuuuu Beautiesquad goes to Jogja !

Padahal awal pengumuman mau diadakan Gathering di Jogja ini nggak se excited yang aku ucapkan. Ya gimana ya, acaranya Sabtu-Minggu yang notabenya itu jadwal Kuliahku, mau bolos kuliah Dosen semester ini banyak yang Killer sis, akhirnya dengan ucapan Bismillah aku ambil ijin, dengan jaminan surat Ijin dari Bu Founder Beautiesquad Virly Ka (www.jurnalsaya.com). Habis drama kuliah belum kelar sis ! belum lagi drama dari Kantor tempatku Kerja. hahaha, yaudahlah yang ini nggak usah diceritakan detail, intinya drama berjalan dengan lancar kok dan finally Deprut goes to Jogja ! :D

D-Day

9 Maret 2018. hari H yang setelah ditunggu akhirnya... Aku berangkat sendiri dari Stasiun Gubeng Surabaya jam 10 Pagi. Sebenarnya sih nggak sendiri, awalnya sudah rencana berangkat berdua sama Kak Regina yang emang sama-sama member Beautiesquad dari Surabaya. Karena Kak Regina sakit dan tidak memungkinkan buat lanjut ikut acara akhirnya aku berangkat sendiri. Sekitar 7 Jam-an di kereta sendiri, cuma bisa membayangkan gimana ya nanti ketemu sama teman-teman. Yang biasanya cuma sekedar chat di grup sekarang ketemu. Awalnya deg-deg an kayak mau ketemu mantan. hahaha. Oh iya ternyata di hari H keberangkatan ini aku juga sedikit ada kejadian sama Bang Gojek yang terserempet motor Ibu-ibu yang belok nggak hati-hati. Bagian ini nggak aku ceritain detail ya, kalau ku ceritain detail nanti judulnya bukan "Akhirnya Beautiesquad Ketemuan di Jogja" malah jadi "Akhirnya terserempet Ibu-ibu pengguna motor". wkwkwk

Singkat cerita, sampai Stasiun Lempuyangan jam 5 sore, by the way ini kali pertama aku datang ke Jogja dan sendirian. Was-was sih awalnya, tapi demi ketemu teman-teman Beautiesquad yang tadinya takut berangkat sendiri akhirnya bisa juga. Sampai waktu udah di Jogja kayak nggak percaya gitu "aku bisa juga ya sampai sini sendiri" :D.

Dengan kebaikan driver Gojek akhirnya aku sampai di penginapan Pondok Sare. Depan penginapan jujur aku takut masuk, pertama yang aku khawatirkan itu gimana nanti awal ketemu teman-teman. hahaha, ini yang greget sih ! setahun belakangan cuma bisa ngobrol lewat chat, nanti ketemu bakalan krik nggak sih. Ternyata nggak seburuk yang aku pikirkan, mungkin udah biasa lihat wajah mereka di Instagram ditambah udah biasa ghibah bareng jadi kayak ketemu teman lama gitu, padahal ini kali pertama kita ketemuan. Sampai pas di kamar si Liana bilang "Dep, kita kayak udah lama ketemu ya padahal baru pertama kali". Well, aku juga ngerasain hal yang sama waktu ketemu yang lain. Yang bikin aku ngakak si Kak Rani kaget lihat aku, mungkin karena dia nggak nyangka aku segede apa aslinya. wkwkwk

Jumat malam masih belum banyak yang datang ke penginapan, terus Aku, Liana, Bu Virly, Kak Vina, Kak Rahma, Kak Leci, Kak Rani, Kak Sani jalan-jalan ke Alun-alun kidul pakai Go-Car, ceileh ternyata tempat penginapan sama akun-alun deket sis, jalan kaki aja bisa kita gaya pakai mobil, wkwkw... Udah gitu disana nyobain jalan ke arah pohon beringin kembar yang kata kak Rahma udah nggak kembar lagi (emang sih yang kanan lebih pendek). Niatnya mau tutup mata sendiri tanpa bantuan kain penutup, tapi karena ragu jadi aku sewa penutup kepala yang banyak disewakan disana, lumayan lah 5 ribu buat gantian. hahaha

Konon kalau jalan lurus bisa melewati pohon beringin kembar keinginan kita bisa dikabulkan. Singkat cerita, sudah dipastikan aku gagal melewati, apaan aku malah jalan ke kanan terus, ya gini nih kalau keinginan kita jelek ! pasti ditolak sama Allah. Penasaran nggak sih aku minta apa? pokoknya nggak jauh-jauh dari JODOH *orang lain*. wkwkw, bercanda doang kok ! 


suasana mengemas goodie bag tengah malam

Dari pohon beringin kita cari angkringan dekat situ sambil makan nasi kucing, eh malah makan zonk, zonk nya kayak apa sih? udah deh pokoknya nyesel. hahaha, bahkan makan mie rebus disitu aja zonk. wkwkwk. Pulang dari alun-alun kidul kita jalan kaki, terus lanjut nyiapin goodie bag buat keesokan harinya. Pas moment ini sumpah kita kayak orang udah lama ketemu, nggak ada malu-malu sama sekali. Seharusnya kalian lihat nih pas mereka nggak dandan. Bahkan Kak Cindy pas kelaperan makan nasi kucingnya Kak Vina sama pas habis mandi kayak bukan dia. hahahaha (semoga dia nggak baca bagian ini) XD

Hari Kedua, 10 Maret 2018

Pagi hari kita sudah siap-siap mandi, sampai antri dan rebutan. Jadi mirip anak kosan. Karena udah biasa jadi anak kosan yang mandi kudu antri, jadi udah biasa.. Biasa di gupuhin sampai digedor pintunya, nyonya Cindy nih, perhatian juga sih  sama aku sampai ditungguin depan pintu kamar mandi, kayak nggak rela jauh dariku.

Kalau bayangan kalian anak Beauty kumpul gimana? pasti dandannya lama kan? hahaha wajar sih demi penampilan paripurna di 1st Gathering. Gara-gara dandan waktunya agak molor dikit dari jadwal, tapi nggak parah sih, sampai tempat acara di Indiecology Cafe kita disuguhin pemandangan cafe jaman belanda gitu, ala-ala vintage. Sampai sana kita bisa foto di beberapa spot foto yang emang instagramable. 


salah satu spot favorite foto di Indiecology

Di acara workshop kali ini bareng Avoskin Beauty lagi ngomongin masalah skincare 101. Banyak banget Beauty Talks yang dibahas di acara workshop kali ini. Sampai pengenalan produk Avoskin PHTE kemasan 30 ml yang katanya belum launching di pasaran dan sudah dikenalkan ke Beautiesquad terlebih dahulu. Detailnya nanti akan aku buat blogpost sendiri ya. Stay tune !



Setelah dari acara di Indiecology, sekitar habis Dzuhur kita melanjutkan acara ke Sogan Batik yaitu di daerah Sleman. Suasana disana nyaman banget, nuansa hijau kesannya masih asri. Ditambah ibu-ibu pembatik disana ramah-ramah. Bikin betah dan nggak terasa waktu sudah sore hari. 



Disana kita diajarin cara membatik, mulai dari mewarnai sampai pelepasan lilin. Lebih lengkap cerita di Sogan Batik nanti ku bikin blogpost sendiri juga ya. hehehe



pada rebutan mainan lelehan lilin :D
Dari Sogan kami balik lagi ke Pondok Sare, aaahhhh mau nya sih tiduran sambil pijat refleksi, kaki udah cenut-cenut, tapi belum ada waktu. Habis Maghrib masih ada acara lagi Gala Dinner. Oke aku masih semangat ! :'D



Duh Mas Secret Garden malam mingguan sama 18 cewek :")
Tiba waktunya Gala Dinner, duh jangan bayangin Gala Dinner formal penuh kemewahan ya :'D. Soalnya waktu sekilas aku cerita teman-teman kantor rangkaian acara di Jogja ada Gala Dinnernya mereka pada wah gitu. Padahal Gala Dinner versi Beautiesquad lebih santai dari yang dipikirkan. Dengan mengambil tema outfit Chic-Black, melihat teman-teman pakai baju kebanyakan hitam kesannya beda ajasih, bukan yang kearah mau pergi ke pemakaman loh ya ! tapi nuansanya glamour gimana gitu, udah ah bingung ngomongnya. hahaha. Acara ini juga ada challenge pakai lipstick tanpa cermin, terus pesan sesama member yang kebetulan aku dapat jatah menjawab pertanyaan dari MC :'D Ditanya apa dan aku jawab apa nanti lah aku ceritakan detail di blogpost terpisahku ku tentang Gala Dinner ini. hehehe


Lalu, tidak lupa juga mendundang Mbak Utte dari Womantalk.com dan Hanifa perwakilan dari Jogja Blog Girls. Waktu ketemu Hanifa aku excited banget loh ! baru kenal juga belum lama dari saling blog walking dan komenan di IG. Pas pertama ketemu di cafe langsung deh, "Halloooo Hanifa akhirnya kita ketemu", terus dia menyambut sok akrabku dengan ramah, sambil cipika-cipiki dan pelukan. Kalau ada yang lihat mungkin kita mirip teletubbies kali ya pakai acara berpelukan. hahaha


Deprut - Hanifa -Rahma

Oh iya acara Gala Dinner ini diadakan di Secret Garden Jogja, suasananya romantis sekali kalau malam hari, kalau kalian kesana ku sarankan bawa pasangan biar suasanya mendukung. Yang jomblo jangan datang sendiri kalau nggak mau baper !

Hari Ketiga, 11 Maret 2018

Hari terakhir acara justru bangun kesiangan. Gara-gara kemarinnya tidur jam 3 Pagi, ini ketiduran di ruang tengah, sampai dibangunin Kak Vina. hahaha


Sarapan di Pondok Sare
Pagi hari rutin seperti biasa antri mandi, karena banyak yang bangun kesiangan juga jadi antrinya nggak terlalu. Setelah mandi, dandan, sarapan, kita kumpul di outdoor lounge buat tuker kado. Sambil haha hihi dan menunggu nomer undian terbagi rata. Ternyata dapat kado dari My Roommate Liana :*


Acara tukar kado



Setelah itu kita lanjut City Tour . Awalnya mau ke Taman Sari tapi nggak jadi terus beralih ke Museum Benteng Vredeburg dan Jalan Malioboro.

Karena kita datang hari Minggu pas hari libur jadi pengunjung lumayan ramai. Tiket masuknya juga lumayan murah cuma Rp. 3000 saja. Murah kan ?





Jujur masuk museum ini bukan hobiku, palingan banyak fotonya aku mah. hahaha, *jangan ditiru* disana seru juga tapi karena banyak bangunan kuno gitu, waktu diajak si Leli sama Kak Dilla ke dalam Diorama aku nggak ikut :'D aku tertarik main sepeda sama Liana. wkwkw. Sewa Becak/Sepeda disana cuma Rp.10.000. Sayang sekali fotoku sama Liana naik sepeda nggak ada :"), adanya cuma video. hiks...


Cari penumpang dulu demi sebatang lipstik :D

Setelah mengunjungi museum, karena hari sudah semakin terik kita melanjutkan jalan-jalan ke Malioboro. Lucunya kita rombongan akhir Kak Vina, Ai, Kak Leci, Kak Sani, entah siapa lagi aku lupa, malah pesan Go-Car, padahal jarak museum dan Malioboro tinggal lompat doang ! hahaha, untung bisa di cancel ! Padahal awalnya Kak Alifah udah bilang tinggal jalan aja, yaaa karena Kak Alifah kan suka bercanda aku kira tadi bohongan, eh asem dah ! ternyata beneran tinggal lompat doang. hahaha



Pas mau jalan ke Malioboro anak-anak BS disuguhi pertunjukan drumband dari AKPOL, serasa BS ini dapat penyambutan gitu di Malioboro. *ceileeeeh. 

Singkat cerita aja ya, habis dari Malioboro kita lanjut makan siang di Madam Tan Classic Tugu. Ini makan paling enak di Jogja setelah makanan di Secret Garden. Karena selama di Jogja aku makannya zonk terus. hahaha



yang jadi penutup paling enak setelah 3 hari di Jogja :'D

Finally, 3 hari 2 malam berakhir sudah, waktunya kurang sih sebenarnya :') BS goes to Jogja sudah bearkhir, tapi mau bagaimana lagi. Yang namanya pertemuan pasti ada perpisahan. Semoga lain waktu kita bisa ketemu lagi, sampai jumpa di next gathering yaaaa !  :*





Bonus :


Salam dari panitia BS goes to Jogja :*





Terima kasih untuk all vendors dan sponsors :
Secret Garden Jogja | Indiecology | Pondok Sare | Madam Tan
Edelweiss Party Planner | Ari Putra Production
Larent | Avoskin | Sogan Batik
Kohvee Story | Purbasari | Rubiena | Poppy Dharsono Cosmetics
Artisan | Tammia | Biore | Kay Collection-Vitacreme | Mizzu
Emina Cosmetics Jogja | Shylas Factory | The Body Heart
The Hartz Lashes | My Beauty Diary | Maple Your Day

Serta seluruh media partner :
Female Daily Network | Blogger Perempuan | Eblush
Dream.co.id | Womantalk | Feedme.id |  Styl.id



See you on my next post !

XOXO,


Deprut


FIND ME ON

Intagram : Depruttt
Twitter : @Depruttt
Fanpage : Devi Purwati Blog
E-mail : devipurwati96@gmail.com

© Depruttt | Designed by . All rights reserved.